Morning Thoughts.

August 25, 2009 Leave a comment

HUAHUAHAHAHA. edans, kenapa mendadak gue jadi pengen ngomongin tentang hidup ya? aneh betuuulll.

okay, cuman mendadak kepikiran. kita ini kadang-kadang terlalu sering mengeluh, terlalu sering reaktif dan kadang ga suka memandang masalah dari sisi yang berbeda. bisanya cuman menyalah-nyalahkan orang lain dan mencari kambing hitam. ini yang bikin kita berasa menjadi orang paling eksklusif sedunia. kadang-kadang kita suka tidak mengakui kesalahan di awal. begitu ada yang mengingatkan, kita baru sadar. dan kadang-kadang kita suka waton njeplak, asal bereaksi (ya reaktif itu tadi maksutnya).

cobalah sekali-sekali memandang suatu permasalahan dan persoalan dari sisi yang berbeda. tadinya saya juga merasa saya ini paling benar, dan emang orang itu yang salah. atau terkadang gampang emosi dan pengennya langsung mencak-mencak. semakin bertambah umur, dan semakin saya melihat orang-orang di sekitar, saya semakin belajar kalau yaaaa ga ada lah manusia paling benar. semua pasti bisa salah.

eniwei, berpikir naif dan positif kadang ada untungnya juga. kita jadi ga memandang negatif sesuatu secara langsung, ya itu berusaha berpikir positif dan optimis. pesimisitas itu yang bisa bikin kita down sendiri. kalo kita ga menghadapi mana bisa kita tau, ya kan?

kemaren habis bimbingan perdana dengan si Mamih, gue jadi berpikir ulang perihal TA gue. gue ga tau di pusat studi yang lain gimana, tapi mamihku bilang, mungkin sebaiknya sekarang kita mulai berpikir untuk membuat suatu Tugas Akhir yang tidak hanya untuk berkhayal dan kalau bisa diterapkan di masyarakat. secara langsung, awalnya ya kita disuruh nyari permasalahan yang akan dibahas.

lama-lama gue mikir, Tugas Akhir/skripsi/tesis itu toh semuanya emang gitu kan? kita yang cari masalah, kita yang mengembangkan masalah, trus kita juga yang menyelesaikan masalah. it’s weird tapi itu yang harus dikerjain sih kalo mo lulus hahahaha. kadang-kadang suka mikir juga gue, yah elah apa sih gunanya si TA ini nyusahin aja huahuahahaha. tp seenggaknya kita liat dari sisi positifnya aja. mungkin dengan mengerjakan TA secara serius dan fokus, kita jadi concern terhadap hal-hal yang tadinya mungkin ga pernah kita pedulikan sebelumnya.

okay, mungkin omongan gue emang terlalu naif ya. kata mamih gue juga, jangan terlalu naif mikir TA-nya, dan jangan nyusahin diri sendiri. bangunan kecil dan simpel ga papa, asal fokus. itu dia yang bikin gue untuk mikir ulang perkara TA ini. antara pengen tetep begini atau sedikit memberikan spesifikasi ke dalamnya atau ganti total. beliau juga ga masalah.

mungkin juga banyak yang mikir, ah banyak kok orang yang bayar orang lain buat ngerjain TA-nya. jangan terlalu serius juga kaleeeee, naif banget. huahuahahaha. ini pikiran orang sempit menurut gue. kalau elo selalu mikir begitu, selalu mikir untuk mencari jalan pintas dan ga mau berjuang, gimana elo mau maju? gue juga ga munafik sebenernya, this TA thingy is really pissed me off, bikin frustasi banget emang sangat betul. tapi trus gue juga ga sampe kepikiran untuk membayar orang lain untuk mengerjakan TA gue. kalo kita ga nyoba nyoba nyoba dan nyoba, kapan kita bisa tau?

itu aja sih menurut gue. ini sekedar pikiran untuk memotivasi diri gue yang dari sejak bimbingan perdana kemaren sangat kepikiran soal TA. uuugggghhhh!

SEMANGAT, UTI! YOU CAN DO IT.

My Sister’s Keeper

August 23, 2009 Leave a comment

GM-402-08-005I’m currently reading this.

sejauh ini, gue suka banget. apalagi sama ide ceritanya. gimana rasanya kalo elo hidup hanya untuk menghidupi orang lain, which is kakak lo sendiri?

Anna Fitzgerald melakukannya sepanjang hidupnya, sejak lahir. sampai ketika dia berumur 13 tahun, dan dia diminta menyumbangkan salah satu dari ginjalnya untuk membuat kakaknya, Kate (yang menderita leukimia APL –I’ll google it) bertahan hidup, dia berontak. dia sudah muak dengan orang tuanya, yang seolah-olah menganggap bahwa Anna dilahirkan hanya untuk membantu Kate bertahan hidup selama mungkin.

selanjutnya, Anna menuntut ibunya (yang selalu ngoyo agar Anna selalu menyumbangkan seluruh organ tubuhnya untuk Kate) ke pengadilan.

edaaann! selama ini, gue belom pernah denger atau baca atau nonton kasus seorang anak yang menuntut ibunya. demi kelangsungan hidupnya sendiri. sepanjang gue membaca sampai sekitar halaman 80-an, gue ngerasa benci banget sama Sara, ibunya si Anna dan Kate.

but, we’ll see the ending. anyway, buku ini sudah dibikin versi filmnya, dengan cast antara lain Abigail Breslin as Anna Fitzgerald (kyaaaa I LOVE HER! she’s sooooooo cute, since she played on Little Miss Sunshine) dan Charlize Theron as Sara Fitzgerald. can’t wait to see this! dan gue mungkin lebih suka nonton film beginian di DVD or VCD hahaha.

oya, menurut Movie Monthly, reviewnya bagus. dan katanya juga, endingnya dibikin beda sama yang di buku dan katanya (juga) mengagetkan semua pembaca novelnya. huwaaaaa, jadi penasaran.

ini trailernya.

eit, i’ll finish reading the book first. review later ya!

Categories: blablablabla, books, movies

Seleb juga manusia

August 15, 2009 Leave a comment

ya ya, gue masih sakit sih, kepala masih pusing tapi kok ga tahan juga sama omongan di Twitter, Facebook, dan Plurk yang ngomongin soal videonya Marshanda yang heboh itu.

gue kira videonya soal video mesum, ato video dia lagi ngapain gitu yang berbuat yang engga-engga. ga taunya cuman video dia lagi joget-joget kayak orang gila (kelihatannya) dan video dia lagi nyanyi-nyanyi sambil nangis-nangis. cuman gitu doang kok heboh banget sih.

biarin aja lah, dia kan abege, dan juga dia manusia.

coba deh, ngaku aja. kadang-kadang elo juga suka kan begitu, joget-joget stres tereak-tereak di depan video kalo lagi stres. gue ngaku, GUE SERING KOK KAYAK GITU. kalo lagi stres banyak pikiran, dikejar deadline, gue suka joget-joget gila sendiri di kamar sambil berdialog dengan tembok atau monitor. bedanya yaaa gue mungkin ga sampe aplot video di youtube karna gue gapteeekk gituuu *digampar*

bukan, bukan hahaha. yaahh, gue ga pernah aplot di youtube juga karna gue males publikasiin begituan ah. norak, kesannya narsis banget. kalo si Marshanda ini mengaplot di youtube ya suka-suka dia lah. lagian, youtube itu gratis, media bebas. orang bebas nonton, orang bebas komentar. dia bebas aplot, dia bebas ngapus. dasar orang-orang aja yang suka maen judge.

gue ga mempermasalahkan komentar-komentar miring ya, suka-suka mereka aja sih mau komentar gimana. gue justru sebenernya simpati sama si Marshanda ini. gue pernah kayak dia, pernah dikucilkan sampai hampir ga punya teman, pernah juga stres gara-gara itu.

namanya pelampiasan, tiap orang beda. menurut gue, pelampiasannya Marchacha ini masih wajar kok ketimbang mabok-mabokan ato ngedrugs. terlepas dari dia adalah selebritis kondang yang diketahui oleh kebanyakan orang-orang adalah tipikal anak baik-baik yang penurut, well, mungkin dia udah muak sama topengnya yang begitu. dan dia bener-bener selama ini underpressure dan meledak jadinya begitu. biarin aja lah. entar juga reda sendiri. biar dia belajar dari apa yg udah dia perbuat hohoho.

seleb juga manusia. mereka juga punya hati. mereka juga punya emosi. mereka juga berhak curhat. mereka juga berhak menyuarakan kekesalan. mereka juga berhak menjadi diri mereka sendiri.

PS: jujur sih, gue emang ga suka rambutnya, bikin dia jadi makin kayak tante-tante, dan suaranya juga yaaahhh standar ah. hahaha.

Facebook vs Microblogging

August 15, 2009 Leave a comment

huahuahaha. ngapain ya gue ngebahas ini. sekarang kan lagi HOT-HOT-nya si Marchacha. ato RD sama SHR yang heboh semaleman kmaren gue gosipkan bersama Ruben, Ondel, dan Om Koko. kok gue malah bahas beginian sih?

jadi begini. Facebook dan Microblogging itu fungsinya mirip tetapi sama sekali berbeda. bingung? sama, gue juga hahuahauhaah..

engga deng. begini, persamaan antara Facebook dan microblogging adalah sama-sama menghubungkan kita dengan teman-teman, saudara, kerabat, klien, bos, bahkan selebriti. but, they are different!

satu aja deh yang mau gue bahas di sini. soal gonta-ganti status. sebel ga sih lo ngeliat ada orang yang ganti-ganti status Facebook TIAP 2 MENIT?

‘mandi aahh…’

‘lagi keramas nih. mmm…’

‘nah keramas selesai, sekarang sabunan. dududududu…’

‘udah selesai mandi. andukan andukan.’

IS THAT ANNOYING?

okay, bagaimana dengan microblogging? nah itu dia. kalo mau gonta-ganti status setiap 2 menit, kalo perlu tiap detik apapun yang lo lakukan, pake microblogging!

ga heran kalo satu halaman profile lo di fesbuk isinya status lo smua mhuhauhauahahaha… gue sih ganti status paling cepet juga dua-tiga hari. paling lama pernah gue seminggu lebih ga ganti status hihihihihihi.

gue ga punya kehidupan? KATA SIAPAAAAA? I TWEET A LOT. CHECK MY TWITTER PAGE.tapi ya ga semua lah gue tweet. i have my room too. dan ga semua orang juga harus tau gue ngapain aja setiap harinya. pleaseeeeee…

jadi, mungkin kata-kata orang dulu itu benar. berlebihan itu tidak selamanya baik. eit, correction, SAMA SEKALI TIDAK BAIK. thank you. ciao!

Up!

August 8, 2009 1 comment

477

dari pertama liat posternya, gue udah pengen nonton. apalagi habis liat trailernya, PENGEN BANGET.

begitu rilis, gue ngebet pokoknya harus nonton. tapi apa mau dikata waktu itu gue lagi berhemat demi perjalanan ke Bandung. eh ga taunya, KE BANDUNGNYA BATAL. oh yes, I don’t know. seems like gue ditakdirkan untuk menonton film ini hahahha.

overall, I LOVE THIS FILM! I LOVE RUSSELL! sumpah ngegemesin abis. dialog-dialognya bener-bener menghibur. bayangin aja, simbah-simbah yang sudah malang melintang hidupnya dan agak egois (maklum deh, udah tuaaa!) dengan seorang bocah pramuka yang polos tapi baik hati dan senang menolong. LUCU ABIS.

Russell: [points to Kevin] I found the snipe!
Carl Fredricksen: [amused] Oh, did you now?
[chuckles]
Russell: Are they tall?
Carl Fredricksen: Oh, yes. They’re very tall.
Russell: Do they have a lot of colors?
Carl Fredricksen: They do, indeed!
Russell: Do they like chocolate?
Carl Fredricksen: Ye… chocolate?
[he turns around and sees Kevin]
Carl Fredricksen: Gaah! What is that thing?

or this.when they met Dug, the talking dog.

[Carl and Russell find Dug in a South American desert]
Russell: [pets Dug] Hey, I like dogs!
Carl Fredricksen: [calling out] We have your dog!
Russell: [Dug walks around Russell] Whoa.
Carl Fredricksen: I wonder who he belongs to?
Russell: Sit boy.
[Dug sits]
Russell: Hey look, he’s trained! Shake.
[Dug shakes his paw]
Russell: Uh-huh. Speak.
Dug: Hi there.
Russell, Carl Fredricksen: [surprised exclamations]
Carl Fredricksen: Did that dog just say “Hi there”?
Dug: Oh yes.
Carl Fredricksen: Whaa!
Dug: My name is Dug. I have just met you, and I love you.
[he jumps up on Carl]
Carl Fredricksen: Wha…
Dug: My master made me this collar. He is a good and smart master and he made me this collar so that I may speak. Squirrel!
[looks to distance for a few seconds]
Dug: My master is good and smart.
Carl Fredricksen: It’s not possible!
Dug: Oh it is because my master is smart!
Russell: Cool! What do these do, boy?
[Russell starts to fiddle with a dial on Dug’s collar]
Dug: [cycling through languages and different voices] Hey would you –
[Spanish]
Dug: – I use that collar –
[Japanese]
Dug: – to talk with – I would be happy if you stop.
Carl Fredricksen: Russel, don’t touch that. It could be… radioactive or something.
Dug: I am a great tracker. My pack sent me on a special mission, all by myself. Have you seen a bird? I am going to find one, and I am on the scent. I am a great tracker; did I mention that?
[Dug is suddenly attacked by Kevin, who shrieks in Dug’s face after pinning him to the ground]
Dug: Hey, that is a bird! I have never seen one up close, but this is a bird. May I take your bird back to camp as my prisoner?
Carl Fredricksen: Yes, yes, take it! And on the way, learn how to bark like a real dog!
Dug: I can bark.
[barks]
Dug: And this is howling.
[howls]
Dug: [Kevin screeches]
Russell: Can we keep him? Please, please, please?
[Carl says “No.”]
Carl Fredricksen: No.
Russell: But it’s a TALKING DOG!

I WANT MOREEEE!

dan ini dia satu-satunya film yang ga mengecewakan. setelah 2 film sebelumnya mengecewakan gue. emang sih banyak adegan di film ini yang ga masuk di akal, kayak masa sih seorang kakek tua renta bisa kuat menggendong rumah dua tingkat dari kayu yang digantungi balon udara di atasnya?

tapi ya dimaafkan deh. namanya juga film :p

rating: 4/5

Categories: holiday, lagi demen, movies

Bukan Raja Jalanan Eps. 2

August 5, 2009 Leave a comment

hahaha, kayak shitnetron aje pake episode. ini lanjutan yang kmaren. tiba-tiba kepikir pas lagi jalan.

  • Pengendara Gelap-gelapan. maksutnye, mereka yang ga menyalakan lampu pas malem-malem. that’s annoying you know. when find out that there’s another ride in front of you and you don’t recognize it. NYEBELIN.
  • Pengendara GG (bukan Gosip Girl, tapi geber-geber gas hahaha. jayus ah). ini biasanya ada di lampu merah. sambil nunggu lampu menjadi ijo, banyak yang sok keren dengan memain-mainkan gas. apalagi yang motornya sok pembalap itu. anginnya cing, NAMPAR GUE! nyebelin abis. kalo mau sok-sokan jangan di depan gueeee!
  • Pengendara Salah Jalan. ini mirip-mirip sama yg sebelomnya, yang pengendara ga konsisten. banyak di lampu merah. kalo mau ke kanan, ya otomatis ambil kanan. kalo mau lurus, ya jangan minggir-minggir, bikin susah yang mau belok. kalo mau belok juga ambil pinggir, jangan bikin bingung yang mau lurus.

okeh, sekian. ini yang baru gue inget sih. entar kalo inget lagi, gue posting lagi. see ya!

PS: sekali lagi, this post is just IMO. thank you.

Sekolah Favorit

August 5, 2009 Leave a comment

Tobi_in_Summer_School_by_Roscofox

sering denger kan, SMA favorit, SMP favorit, SD favorit, TK favorit (hahaha, yg trakhir just kidding. don’t care if there’s any). yang segala favorit ini, ceritanya mereka merekrut siswa yang kemampuannya di atas rata-rata. nilai ga pernah kurang dari 9, dan selalu juara kelas. at least, selalu sepuluh besar.

dalam artian, SUPER PINTAR.

nantinya mereka akan masuk ke perguruan tinggi favorit, dan kemungkinan besar ber-IPK empat. EMPAT. ah persetan deh dengan IPK empat.

nah, gue tanya nih ya.

kalo semua yang punya kemampuan lebih disatukan di beberapa sekolah favorit, which is mereka yang kemampuannya kurang pasti ga bakalan mampu masuk, trus SIAPA DONG YANG BAKALAN BANTUIN MEREKA-MEREKA YANG KEMAMPUANNYA KURANG?

gue cuman teringat dulu jaman kelas 3 SMP, pasca selesainya cawu pertama (YAH ELAAAHHH, jadul banget yak? CAWU! CATURWULAN!), di mana kelas gue merupakan kelas yang secara general dinilai paling goblok karena mendapatkan peringkat 9 dari 9 kelas, wali kelas gue pun berinisiatif mengatur ulang tempat duduk.

School____by_LazyMuFFinmereka yang kemampuannya kurang, menjadi sebangku dengan mereka yang kemampuannya berlebih. dengan harapan, supaya yang kemampuannya kurang ini bisa jadi meningkat berkat bantuan yang kemampuannya berlebih ini.

menurut gue, itu sangat bagus! entah itu cara meningkatnya dengan mencontek atau memang bertanya kepada yang berlebih kalau mereka ga tau, but it really works. hasilnya, di cawu berikutnya, kelas gue rankingnya naik drastis menjadi peringkat kedua!

peringkat-peringkatan ini sih seenggaknya menjadi motivasi. soal peringkatnya, gue ga terlalu mikirin sih ya (tapi dulu keki juga, tiap guru masuk ke kelas gue yang dibahas PERINGKAT 9 ITUUUUUU TRUS! eh begitu kita jadi peringkat 2, CENGOK LO! HAHAHA). yang gue suka adalah, sejak itu, teman-teman gue yang tadinya kemampuannya agak kurang, menjadi lebih baik. mereka bisa mengerjakan soal sendiri, kalo ga ngerti tanya, contek-contekan sih biasa lah yaaa. jaman sekolah ga contek-contekan juga ga asik hahaha.

jaman SMP dulu, emang gue masih pake sistem rayon. di mana biasanya satu SD kumpul smua hahahaha. baru begitu gue lulus ada sistem bebas rayon, di mana SMP gue jadi favorit (DAMN, WHY OH WHY?). ah terserah deh. yang jelas, gue cuman kasian sama mereka yang kemampuannya kurang. gimana caranya mereka mau bertambah kemampuannya kalo ga ada yang bantuin mereka?

btw, this is IMO. no hard feelings, please. pisss ah 😀