Archive

Author Archive

Lomoniacs

October 24, 2009 Leave a comment

gue udah lama pengen beli kamera Lomo. selain tertarik dengan bentuknya yg lucu, hasilnya juga lumayan. errr… emang tergantung gimana jepretnya sih. tapi, kayaknya fun ya motret pake Lomo. dan sekarang ceritanya gue sedang menabung untuk beli Lomo.

tadi nemu ini. daaannn, bentuknya LUCU-LUCU! banyak yg buat underwater sih, tp LUCUUUU! dan harganya termasuk terjangkau sih menurut gue. cuman duit yg gue kumpulin belum ampe segitu hehehehe. see these.

10130_1272136445573_1294740728_30822278_794208_n

POP N TOY (Colorful Instax), idr 1.25jt

BLACK SLIM DEVIL, IDR 500.000. Ultra Wide Slim Camera Wide Angle / Panoramic Lense 35mm - Analog Camera

BLACK SLIM DEVIL, IDR 500.000. Ultra Wide Slim Camera Wide Angle / Panoramic Lense 35mm - Analog Camera

versi warna putihnya

versi warna putihnya

ARYCA, idr 760rb. 4 Mode Pictures, Analog Automatic Flash (requires 2 AA Batteries), Underwater camera

ARYCA, idr 760rb. 4 Mode Pictures, Analog Automatic Flash (requires 2 AA Batteries), Underwater camera

OKTOMAT, idr 600.000. Plastic lense, NO flash, 8 lense, Analog 35mm

OKTOMAT, idr 600.000. Plastic lense, NO flash, 8 lense, Analog 35mm

Categories: lagi demen, lagi pengen, plans

Search, Read CAREFULLY, then you may ask or complain

October 23, 2009 Leave a comment

heran deh gue. ini akibat pendidikan yang kurang atau sudah terlalu terlena dengan teknologi ato gimana ya, orang-orang kadang jadi ingin yg serba instan dan pengennya didikte. karna dari SD udah diajarin pelajaran dikte mungkin?

jadi begini, di dunia maya ini apa-apa serba praktis sebenernya. praktis dalam hal, elo ga usah susah-susah, tinggal mengetikkan kata kunci aja di search engine then VOILA! beribu-ribu link akan muncul menjawab semua pertanyaan-pertanyaan dan kebimbangan elo-elo semua.

hanya kadang kala, karna dibikin praktis itu, orang-orang jadi malas. apa-apa maunya dikasih tau aja dulu, ga mau CARI TAU sendiri. bahkan udah jelas-jelas terpampang di depan mata, cuman perlu dibaca dengan seksama sampai selesai aja, UDAH MALES. istilahnya, menanyakan pertanyaan yang udah ada jawabannya.

contoh aja nih, kemaren ceritanya, temen yg mengurus halaman pagefan-nya anak-anak seangkatan gue di Facebook mengirim wall kepada setiap orang yg dirasa seangkatan. di wall tersebut, diberitakan kalau ada format data yg harus diisi untuk kelengkapan biodata buat buku angkatan. syaratnya, harus ‘became a fan’ page tersebut lalu masuk ke Discussion Board dan silakan mengisi!

sampe situ, bukankah sudah jelas aturannya bagaimana, ya ga? tinggal ‘became a fan’ of -nama jurusan dan angkatan-, masuk Discussion Board, dan isi biodata dengan mereply topik di situ. SELESAI.

ga nemu page fannya? TINGGAL SEARCH AJA GITU MBA, MAS KOK SUSAH TOH. jelas-jelas ada menu SEARCH di pojok kanan atas Facebook. itu gunanya halaman tersebut! biar situ tinggal ketik keyword dan akan muncul pilihan-pilihan yg diinginkan. trus klik, cari topik, reply, beres. gampang toh? ga susah toh? ga usah nanya-nanya: ‘mana hoy formatnya. di mana liatnya?’ bikin eneg yg liatnya aja, tau ga sih.

okay, tinggalkan itu. satu lagi, kmaren lagi blogwalking, nemu sebuah tulisan yang judulnya agak-agak provokatif sih. cuman karna gue merasa judulnya itu sedikit benar, ya ga masalah. trus gue baca tulisannya pelan-pelan dengan seksama dan ternyata isinya ga seprovokatif itu kok. poin-poin yg dibahas di situ bener kok dan bagus banget. herannya banyak juga ya, yg menyalah-nyalahkan judul yg provokatif itu. yah elah, JUDUL DOANG GITU LOH.

emang, judul adalah roh dari sebuah tulisan. dan emang sifatnya mengeneralisasi isi tulisan. tp mbok yao, jangan menilai tulisan dari judulnya sih. DIBACA DULU ITU BENER-BENER. dicerna baik-baik, baru komen.

ah susah emang, orang-orang endonesah ini belakangan reaktif, gampang terprovokasi hal-hal kecil. beda pendapat dikit, dibrakot. beda itu biasa tp trus jangan jadi membeda-bedakan.

intinya apa? ya namanya mau seneng itu ya harus susah-susah dulu. kalo mau pinter, ya usaha. saling membantu boleh, tp trus jangan jadi terlena sama bantuan orang lain, dan menggantungkan diri terhadap bantuan.

so, SEARCH, READ CAREFULLY, THEN YOU MAY ASK (if necessary) or COMPLAIN.

that’s why God created love. so all the differences could be united.

September 22, 2009 Leave a comment

PhysPharm United Way pic October 2008

gue sadar, kita hidup di negara yang plural. beragam agama dan kepercayaan, beragam suku dan kebudayaan, dan beragam ras serta adat istiadatnya. bahkan dunia ini juga isinya bukan orang-orang yang mungkin pemikirannya sama dengan kita. there’s differences, everbody knows.

perbedaan-perbedaan ini yang kemudian memunculkan berbagai spekulasi, silang pendapat, beda pemikiran, dan lain-lain. it’s very very normal. beda kepala, beda perangai, beda sikap. menyatukannya bukan perkara gampang. hanya bagaimana kita menghargai dan tidak memaksakan kepada orang-orang bagaimana pendapat kita.

I don’t judge people by SARA (Suku, Ras, dan Agama) but from the way I feel to them, and what I see from them as we contact. ketika gue ga sreg sama orang, gue ga melihatnya dari sisi agama, apakah dia Islam, apakah dia Kristen, apakah dia Yahudi, apakah dia Buddha, apakah dia Hindu. but I was. dulu gue selalu merasa euh-orang-ini-non-muslim-plis-deh-jauh-jauh-aja. itu DULU. di mana gue masih berpikiran serba labil dan masih menerima sesuatu secara mentah-mentah, dan lingkungan yang cenderung satu-pikiran. sekarang, semakin banyak gue mengenal orang, semakin gue melihat cara-cara orang berpikir (sebagian gue melihatnya dari tulisan. don’t blame me, but that’s what I saw. sometimes, writings tell the truth), gue semakin menerima perbedaan dan menghormati mereka yang berbeda.

gue juga ga melihat apapun dari dia orang Cina, Jawa, Sunda, Sumatera, Sulawesi, dll. apakah karna dia sering tereak-tereak dan berkata-kata kasar atau tegas kemudian kita berkata “pantesan aja, Batak sih” or ketika ada yang ngomong di belakang terus mengatakan “yaaahh orang Jogja emang begitu”. first time I think about that, but next time I consider that bukan hanya orang Batak yang waton nyeplos, bukan cuman orang Jogja yang suka ngomong di belakang, bukan cuman orang Madura yang ngomongnya atos. EVERYBODY COULD BE.

Read more…

Ugly Betty

September 17, 2009 Leave a comment

110458_D_1956

gue lagi keranjingan serial ini. hahaha, basi yah. gue udah sering baca sih soal ketenaran serial ini diadaptasi dari Yo Soy, Betty La Fea, telenovela yang dulu sempat tenar jaman gue masih SMP. okay, setting ceritanya sama persis, dan memang Betty Suarez pun karakternya mirip sama Betty di Betty La Fea. bedanya Betty Suarez ga naksir sama bosnya, Daniel Meade.

gue suka banget sama si Betty ini. dia pekerja keras, bertanggung jawab, naif, dan kadang-kadang suka lebaaaayyy. dan dia ga suka berbohong, atau lebih tepatnya ga bisa berbohong. just like me.

satu quotenya yang gue suka adalah:

Is it really naive to want to believe in people?

itu kata-kata yang dia ucapkan waktu dia cerita ke bapaknya kalo Kimmie Keegan, yang dulu sering ngeledekin dia waktu SMP dan ke depannya memecat ayahnya (ayahnya bekerja di restoran burger di aman Kimmie jadi manajernya), mulai kerja di Mode atas rekomendasi dia (errr.. lebih tepatnya Kimmie yang menawarkan diri).

tadinya Betty males mau bantuin Kimmie untuk beradaptasi di kantor, tapi akhirnya dibantuin juga. dan akhirnya, mereka pun berteman baik.

sampe di situ? OH TIDAK SODARA-SODARA. ternyata Kimmie Keegan ini A REAL BITCH! she’s horrible! nyebelin bangeeeeettttt. dia bener-bener memanfaatkan kepolosan dan kenaifan si Betty untuk menjatuhkan si Betty.

I don’t know, dunia ini emang kejam, dan ga ada orang yang bisa dipercaya lagi. tapi, apakah semua orang begitu? pinter-pinter kita aja sebenernya untuk memilih teman dekat. kata siapa temenan ga boleh milih-milih?

LANJUT NONTON AAAHHHH.

Categories: blablablabla, movies Tags: ,

Being Five

August 27, 2009 Leave a comment

i love reading this. comicstrips from George Sfarnas.

scope

music2

FUNNY! 🙂

Categories: lagi demen, online

Indonesia – Malaysia

August 27, 2009 Leave a comment

tinggalkan social networking itu. tiba-tiba pengen posting lagi.

jadi begini, kmaren sempet terjadi beberapa omongan dengan teman-teman di Twitter. agak serius, ngebahas soal diklaimnya budaya kita, atau lebih tepatnya sih dipakainya kebudayaan kita di iklan pariwisata Malaysia.

banyak aksi reaktif, menyalah-nyalahkan Malaysia karna mereka bisa sembarangan mengklaim. okay, itu bener. bangsa Indonesia berhak marah. karna ini kejadian yang sudah kesekian kalinya.

tapi, coba kita berkaca sama diri sendiri. sudahkan kita mengetahui dan memahami kebudayaan kita? seenggaknya peduli deh kalo itu kebudayaan kita. toh sekarang kita mungkin lebih senang dengan budaya barat. dan seolah-olah, lagi-lagi, kalau mendadak jadi nasionalis itu sekedar tren belaka. adakah di antara kalian yang benar-benar peduli sama bangsa Indonesia. kejadian ini terjadi untuk kesekian kalinya tentu bukan karna ga ada sebabnya. mungkin alarm kita terhadap pencurian semacam ini masih kurang.

saya sendiri, sampai sekarang mungkin masih suka mengeluh beberapa hal tentang Indonesia. tentang pemerintahnya, tentang budaya ngaret dan korupsinya, dll.tapi seenggaknya di sisi lain saya tetap bangga jadi orang Indonesia, walaupun kadang-kadang juga ngerasa pengen banget tinggal di luar negeri. tp saya blom pengen mengubah kewarganegaraan saya menjadi WNA. hehehe.

now, just open your heart and open your mind. jangan cuman bisa mikir dari kitanya. egois itu namanya. gue naif? emang.

PS: ini ide gila sebenenernya dan bener-bener geblek. kenapa sih, Indonesia dan Malaysia ga gabung aja jadi satu negara? toh satu rumpun, bahasa mirip, dan tetanggaan.

Categories: issues, sok tau, ya gitu deh

Social Networking Phenomenon

August 27, 2009 1 comment

gue ga ngerti ya, ini fenomena apa. entah karna emang internet udah meracuni kita semua entah gimana.

gue mulai melek internet waktu baru masuk kuliah. mulai sering menggunakannya karna memang sudah demen ngelayap. ngelayap ke warnet. waktu itu, di internet heboh dengan blog. semua yang mengenal internet, berbondong-bondong bikin blog, posting dan segala macam. sebelumnya, muncul Kambing Jantan, buku pertama yang berisi sekumpulan posting di blog (CMIIW). waktu itu buku tersebut belom seheboh sekarang. tapi entahlah, kemudian jadi heboh dan mengguncang internet. ratusan bahkan ribuan blog tiap harinya dibuat. waktu itu temanya masih sekedar untuk tempat curhat.

social-networking-sites

taun itu juga, heboh Friendster. sebuah social networking, di mana bisa berkomunikasi dengan teman-teman nun jauh di sana. atau ketemu teman lama yang selama ini tak pernah tau kabar dan rimbanya. atau sekedar bernarsis ria, mengumpulkan foto dan berbalas komentar. tadinya hanya kolom testimonial, di mana tau kan testimonial itu maksutnya gimana. eh ujung-ujungnya jadi kolom komentar, cela-celaan, ngobrol, menyapa, dan lain-lain. secara ga langsung, era blog dan Friendster seolah menjadi era awal munculnya E-Narcism. Friendster pun menjadi salah satu situs yang paling digilai dan diakses paling banyak pada saat itu. semua orang, kalau baru kenalan pasti ditanya: “Friendsternya apa? add gue dong!”

Read more…