Home > blablablabla, IMHO, sok tau, wondering, ya gitu deh > that’s why God created love. so all the differences could be united.

that’s why God created love. so all the differences could be united.

September 22, 2009 Leave a comment Go to comments

PhysPharm United Way pic October 2008

gue sadar, kita hidup di negara yang plural. beragam agama dan kepercayaan, beragam suku dan kebudayaan, dan beragam ras serta adat istiadatnya. bahkan dunia ini juga isinya bukan orang-orang yang mungkin pemikirannya sama dengan kita. there’s differences, everbody knows.

perbedaan-perbedaan ini yang kemudian memunculkan berbagai spekulasi, silang pendapat, beda pemikiran, dan lain-lain. it’s very very normal. beda kepala, beda perangai, beda sikap. menyatukannya bukan perkara gampang. hanya bagaimana kita menghargai dan tidak memaksakan kepada orang-orang bagaimana pendapat kita.

I don’t judge people by SARA (Suku, Ras, dan Agama) but from the way I feel to them, and what I see from them as we contact. ketika gue ga sreg sama orang, gue ga melihatnya dari sisi agama, apakah dia Islam, apakah dia Kristen, apakah dia Yahudi, apakah dia Buddha, apakah dia Hindu. but I was. dulu gue selalu merasa euh-orang-ini-non-muslim-plis-deh-jauh-jauh-aja. itu DULU. di mana gue masih berpikiran serba labil dan masih menerima sesuatu secara mentah-mentah, dan lingkungan yang cenderung satu-pikiran. sekarang, semakin banyak gue mengenal orang, semakin gue melihat cara-cara orang berpikir (sebagian gue melihatnya dari tulisan. don’t blame me, but that’s what I saw. sometimes, writings tell the truth), gue semakin menerima perbedaan dan menghormati mereka yang berbeda.

gue juga ga melihat apapun dari dia orang Cina, Jawa, Sunda, Sumatera, Sulawesi, dll. apakah karna dia sering tereak-tereak dan berkata-kata kasar atau tegas kemudian kita berkata “pantesan aja, Batak sih” or ketika ada yang ngomong di belakang terus mengatakan “yaaahh orang Jogja emang begitu”. first time I think about that, but next time I consider that bukan hanya orang Batak yang waton nyeplos, bukan cuman orang Jogja yang suka ngomong di belakang, bukan cuman orang Madura yang ngomongnya atos. EVERYBODY COULD BE.

waktu mengedit profile Facebook, ada beragam pilihan political views dan religion. religion, muslim gue ga mengingkari. seberapa dalam muslimnya gue, ONLY ME AND ALLAH KNOW. political views? awalnya gue bingung karna gue memang ga terlalu memikirkan politik. I chosed moderate. semakin ke sini, gue semakin merasa, gue lebih kepada Liberal, walaupun lebih suka mengatakannya demokratis. demokratis means everybody has right to express what they feel, what they think and they should be responsible of that plus they could appreciate differences. tapi tetep, sometimes, I feel Liberal, kadang cenderung masa bodoh dengan pendapat orang.

back to SARA. ketika ada suatu konflik, gue ga suka sama orang-orang yang mengait-ngaitkannya dengan Suku, Ras dan Agama. karna Amerika begini, gue ga mau lagi pake produk-produk made in Amerika. karena orang-orang Yahudi begini, gue ga mau pake produk bikinan orang-orang Yahudi. karna orang-orang Jepang begini, gue ga mau pake produk buatan Jepang. karna orang Hindu itu begini, gue ga mau pake produk bikinan mereka. GAAAHHH, STUPID I GUESS. sumonggo saja kalau beberapa banyak yang berpikiran begitu, but, AREN’T THEY THINKING? THIS IS WORLD. memakai produk buatan mereka-mereka yang mungkin bertentangan dengan prinsip kita, bukan berarti akan menjadikan kita seperti mereka.

gue suka mikir, apa sih yang ada di pikiran teroris-teroris itu. apakah mereka tidak bisa menerima perbedaan di dunia ini? kenapa mereka cenderung skeptis terhadap apa yang mereka lihat? apakah para warga asing yang kebanyakan non-muslim itu harus dimusuhi? apakah mereka yang berbeda agama itu harus dikucilkan dan dipandang rendah mentang-mentang kita kaum mayoritas? bukankah gara-gara para teroris itu juga kaum Muslim sering dianggap rendah dan sangat tidak ber-peri-kemanusiaan? soal keimanan dan dakwah, kalian SANGAT BOLEH untuk berdakwah tetapi bukankah hasil dari dakwah itu tidak bisa dipaksakan? bukankah memang ajaran agama sudah mengajarkan kalau suatu agama juga ga bisa dipaksakan? bukankah kita juga sudah diajarkan untuk tidak bersikap memusuhi mereka yang berbeda dengan kita? perkara dosa, surga, dan neraka toh memang sudah urusan individu masing-masing terhadap dosanya.

am I sekuler? I guess I am. kenapa para non-Muslim menghargai hari raya Idul Fitri dengan ikut mengucapkan selamat, kenapa giliran mereka merayakan Natal kita (para muslim yang selama ini gue lihat, secara gue hidup di lingkungan Islam) seolah malas atau enggan bahkan dilarang (guru SMA gue pernah bilang begitu) mengucapkan selamat Natal (terlepas dari ada atau tidaknya hari Natal dan segala sejarahnya)?

but yes, sekali lagi, kembali pada individu masing-masing lah. gue juga bukan berarti kemudian harus menjauhi orang itu (yang mikir SARA), engga. gue mungkin lebih suka membantahnya dengan: “gue ga mikirin sampe ke sana tuh” atau “ga semua orang blablabla begitu kan?”. I’m trying to see problems from all the boxes. and maybe you can’t accept my thoughts, I know I understand that then it’s no problem at all. it’s your right yo have your opinion. and my right, too to have different minded from yours, right?

PEACE, LOVE, and GAHOL HAHAHAHAHAHA. then this quotes from trailer film Cin(T)a really really inspire me:

Annisa: why God created us differently if God only wants to worshipped on one way?
Cina: that’s why God created love. so all differences could be united.

it’s not the way you call God in different names, it’s not the place you live in, it’s not the way you was born, but it’s just the way how you could deal with differences.

also inspired by little chat when hung out with my bestfriend, Ruben. we should hang out MORE OFTEN, darling! and I wanna watch that film so much!

Advertisements
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: