Morning Thoughts.

HUAHUAHAHAHA. edans, kenapa mendadak gue jadi pengen ngomongin tentang hidup ya? aneh betuuulll.

okay, cuman mendadak kepikiran. kita ini kadang-kadang terlalu sering mengeluh, terlalu sering reaktif dan kadang ga suka memandang masalah dari sisi yang berbeda. bisanya cuman menyalah-nyalahkan orang lain dan mencari kambing hitam. ini yang bikin kita berasa menjadi orang paling eksklusif sedunia. kadang-kadang kita suka tidak mengakui kesalahan di awal. begitu ada yang mengingatkan, kita baru sadar. dan kadang-kadang kita suka waton njeplak, asal bereaksi (ya reaktif itu tadi maksutnya).

cobalah sekali-sekali memandang suatu permasalahan dan persoalan dari sisi yang berbeda. tadinya saya juga merasa saya ini paling benar, dan emang orang itu yang salah. atau terkadang gampang emosi dan pengennya langsung mencak-mencak. semakin bertambah umur, dan semakin saya melihat orang-orang di sekitar, saya semakin belajar kalau yaaaa ga ada lah manusia paling benar. semua pasti bisa salah.

eniwei, berpikir naif dan positif kadang ada untungnya juga. kita jadi ga memandang negatif sesuatu secara langsung, ya itu berusaha berpikir positif dan optimis. pesimisitas itu yang bisa bikin kita down sendiri. kalo kita ga menghadapi mana bisa kita tau, ya kan?

kemaren habis bimbingan perdana dengan si Mamih, gue jadi berpikir ulang perihal TA gue. gue ga tau di pusat studi yang lain gimana, tapi mamihku bilang, mungkin sebaiknya sekarang kita mulai berpikir untuk membuat suatu Tugas Akhir yang tidak hanya untuk berkhayal dan kalau bisa diterapkan di masyarakat. secara langsung, awalnya ya kita disuruh nyari permasalahan yang akan dibahas.

lama-lama gue mikir, Tugas Akhir/skripsi/tesis itu toh semuanya emang gitu kan? kita yang cari masalah, kita yang mengembangkan masalah, trus kita juga yang menyelesaikan masalah. it’s weird tapi itu yang harus dikerjain sih kalo mo lulus hahahaha. kadang-kadang suka mikir juga gue, yah elah apa sih gunanya si TA ini nyusahin aja huahuahahaha. tp seenggaknya kita liat dari sisi positifnya aja. mungkin dengan mengerjakan TA secara serius dan fokus, kita jadi concern terhadap hal-hal yang tadinya mungkin ga pernah kita pedulikan sebelumnya.

okay, mungkin omongan gue emang terlalu naif ya. kata mamih gue juga, jangan terlalu naif mikir TA-nya, dan jangan nyusahin diri sendiri. bangunan kecil dan simpel ga papa, asal fokus. itu dia yang bikin gue untuk mikir ulang perkara TA ini. antara pengen tetep begini atau sedikit memberikan spesifikasi ke dalamnya atau ganti total. beliau juga ga masalah.

mungkin juga banyak yang mikir, ah banyak kok orang yang bayar orang lain buat ngerjain TA-nya. jangan terlalu serius juga kaleeeee, naif banget. huahuahahaha. ini pikiran orang sempit menurut gue. kalau elo selalu mikir begitu, selalu mikir untuk mencari jalan pintas dan ga mau berjuang, gimana elo mau maju? gue juga ga munafik sebenernya, this TA thingy is really pissed me off, bikin frustasi banget emang sangat betul. tapi trus gue juga ga sampe kepikiran untuk membayar orang lain untuk mengerjakan TA gue. kalo kita ga nyoba nyoba nyoba dan nyoba, kapan kita bisa tau?

itu aja sih menurut gue. ini sekedar pikiran untuk memotivasi diri gue yang dari sejak bimbingan perdana kemaren sangat kepikiran soal TA. uuugggghhhh!

SEMANGAT, UTI! YOU CAN DO IT.

Advertisements
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: