Archive

Archive for August, 2009

Being Five

August 27, 2009 Leave a comment

i love reading this. comicstrips from George Sfarnas.

scope

music2

FUNNY! 🙂

Categories: lagi demen, online

Indonesia – Malaysia

August 27, 2009 Leave a comment

tinggalkan social networking itu. tiba-tiba pengen posting lagi.

jadi begini, kmaren sempet terjadi beberapa omongan dengan teman-teman di Twitter. agak serius, ngebahas soal diklaimnya budaya kita, atau lebih tepatnya sih dipakainya kebudayaan kita di iklan pariwisata Malaysia.

banyak aksi reaktif, menyalah-nyalahkan Malaysia karna mereka bisa sembarangan mengklaim. okay, itu bener. bangsa Indonesia berhak marah. karna ini kejadian yang sudah kesekian kalinya.

tapi, coba kita berkaca sama diri sendiri. sudahkan kita mengetahui dan memahami kebudayaan kita? seenggaknya peduli deh kalo itu kebudayaan kita. toh sekarang kita mungkin lebih senang dengan budaya barat. dan seolah-olah, lagi-lagi, kalau mendadak jadi nasionalis itu sekedar tren belaka. adakah di antara kalian yang benar-benar peduli sama bangsa Indonesia. kejadian ini terjadi untuk kesekian kalinya tentu bukan karna ga ada sebabnya. mungkin alarm kita terhadap pencurian semacam ini masih kurang.

saya sendiri, sampai sekarang mungkin masih suka mengeluh beberapa hal tentang Indonesia. tentang pemerintahnya, tentang budaya ngaret dan korupsinya, dll.tapi seenggaknya di sisi lain saya tetap bangga jadi orang Indonesia, walaupun kadang-kadang juga ngerasa pengen banget tinggal di luar negeri. tp saya blom pengen mengubah kewarganegaraan saya menjadi WNA. hehehe.

now, just open your heart and open your mind. jangan cuman bisa mikir dari kitanya. egois itu namanya. gue naif? emang.

PS: ini ide gila sebenenernya dan bener-bener geblek. kenapa sih, Indonesia dan Malaysia ga gabung aja jadi satu negara? toh satu rumpun, bahasa mirip, dan tetanggaan.

Categories: issues, sok tau, ya gitu deh

Social Networking Phenomenon

August 27, 2009 1 comment

gue ga ngerti ya, ini fenomena apa. entah karna emang internet udah meracuni kita semua entah gimana.

gue mulai melek internet waktu baru masuk kuliah. mulai sering menggunakannya karna memang sudah demen ngelayap. ngelayap ke warnet. waktu itu, di internet heboh dengan blog. semua yang mengenal internet, berbondong-bondong bikin blog, posting dan segala macam. sebelumnya, muncul Kambing Jantan, buku pertama yang berisi sekumpulan posting di blog (CMIIW). waktu itu buku tersebut belom seheboh sekarang. tapi entahlah, kemudian jadi heboh dan mengguncang internet. ratusan bahkan ribuan blog tiap harinya dibuat. waktu itu temanya masih sekedar untuk tempat curhat.

social-networking-sites

taun itu juga, heboh Friendster. sebuah social networking, di mana bisa berkomunikasi dengan teman-teman nun jauh di sana. atau ketemu teman lama yang selama ini tak pernah tau kabar dan rimbanya. atau sekedar bernarsis ria, mengumpulkan foto dan berbalas komentar. tadinya hanya kolom testimonial, di mana tau kan testimonial itu maksutnya gimana. eh ujung-ujungnya jadi kolom komentar, cela-celaan, ngobrol, menyapa, dan lain-lain. secara ga langsung, era blog dan Friendster seolah menjadi era awal munculnya E-Narcism. Friendster pun menjadi salah satu situs yang paling digilai dan diakses paling banyak pada saat itu. semua orang, kalau baru kenalan pasti ditanya: “Friendsternya apa? add gue dong!”

Read more…

Morning Thoughts.

August 25, 2009 Leave a comment

HUAHUAHAHAHA. edans, kenapa mendadak gue jadi pengen ngomongin tentang hidup ya? aneh betuuulll.

okay, cuman mendadak kepikiran. kita ini kadang-kadang terlalu sering mengeluh, terlalu sering reaktif dan kadang ga suka memandang masalah dari sisi yang berbeda. bisanya cuman menyalah-nyalahkan orang lain dan mencari kambing hitam. ini yang bikin kita berasa menjadi orang paling eksklusif sedunia. kadang-kadang kita suka tidak mengakui kesalahan di awal. begitu ada yang mengingatkan, kita baru sadar. dan kadang-kadang kita suka waton njeplak, asal bereaksi (ya reaktif itu tadi maksutnya).

cobalah sekali-sekali memandang suatu permasalahan dan persoalan dari sisi yang berbeda. tadinya saya juga merasa saya ini paling benar, dan emang orang itu yang salah. atau terkadang gampang emosi dan pengennya langsung mencak-mencak. semakin bertambah umur, dan semakin saya melihat orang-orang di sekitar, saya semakin belajar kalau yaaaa ga ada lah manusia paling benar. semua pasti bisa salah.

eniwei, berpikir naif dan positif kadang ada untungnya juga. kita jadi ga memandang negatif sesuatu secara langsung, ya itu berusaha berpikir positif dan optimis. pesimisitas itu yang bisa bikin kita down sendiri. kalo kita ga menghadapi mana bisa kita tau, ya kan?

kemaren habis bimbingan perdana dengan si Mamih, gue jadi berpikir ulang perihal TA gue. gue ga tau di pusat studi yang lain gimana, tapi mamihku bilang, mungkin sebaiknya sekarang kita mulai berpikir untuk membuat suatu Tugas Akhir yang tidak hanya untuk berkhayal dan kalau bisa diterapkan di masyarakat. secara langsung, awalnya ya kita disuruh nyari permasalahan yang akan dibahas.

lama-lama gue mikir, Tugas Akhir/skripsi/tesis itu toh semuanya emang gitu kan? kita yang cari masalah, kita yang mengembangkan masalah, trus kita juga yang menyelesaikan masalah. it’s weird tapi itu yang harus dikerjain sih kalo mo lulus hahahaha. kadang-kadang suka mikir juga gue, yah elah apa sih gunanya si TA ini nyusahin aja huahuahahaha. tp seenggaknya kita liat dari sisi positifnya aja. mungkin dengan mengerjakan TA secara serius dan fokus, kita jadi concern terhadap hal-hal yang tadinya mungkin ga pernah kita pedulikan sebelumnya.

okay, mungkin omongan gue emang terlalu naif ya. kata mamih gue juga, jangan terlalu naif mikir TA-nya, dan jangan nyusahin diri sendiri. bangunan kecil dan simpel ga papa, asal fokus. itu dia yang bikin gue untuk mikir ulang perkara TA ini. antara pengen tetep begini atau sedikit memberikan spesifikasi ke dalamnya atau ganti total. beliau juga ga masalah.

mungkin juga banyak yang mikir, ah banyak kok orang yang bayar orang lain buat ngerjain TA-nya. jangan terlalu serius juga kaleeeee, naif banget. huahuahahaha. ini pikiran orang sempit menurut gue. kalau elo selalu mikir begitu, selalu mikir untuk mencari jalan pintas dan ga mau berjuang, gimana elo mau maju? gue juga ga munafik sebenernya, this TA thingy is really pissed me off, bikin frustasi banget emang sangat betul. tapi trus gue juga ga sampe kepikiran untuk membayar orang lain untuk mengerjakan TA gue. kalo kita ga nyoba nyoba nyoba dan nyoba, kapan kita bisa tau?

itu aja sih menurut gue. ini sekedar pikiran untuk memotivasi diri gue yang dari sejak bimbingan perdana kemaren sangat kepikiran soal TA. uuugggghhhh!

SEMANGAT, UTI! YOU CAN DO IT.

My Sister’s Keeper

August 23, 2009 Leave a comment

GM-402-08-005I’m currently reading this.

sejauh ini, gue suka banget. apalagi sama ide ceritanya. gimana rasanya kalo elo hidup hanya untuk menghidupi orang lain, which is kakak lo sendiri?

Anna Fitzgerald melakukannya sepanjang hidupnya, sejak lahir. sampai ketika dia berumur 13 tahun, dan dia diminta menyumbangkan salah satu dari ginjalnya untuk membuat kakaknya, Kate (yang menderita leukimia APL –I’ll google it) bertahan hidup, dia berontak. dia sudah muak dengan orang tuanya, yang seolah-olah menganggap bahwa Anna dilahirkan hanya untuk membantu Kate bertahan hidup selama mungkin.

selanjutnya, Anna menuntut ibunya (yang selalu ngoyo agar Anna selalu menyumbangkan seluruh organ tubuhnya untuk Kate) ke pengadilan.

edaaann! selama ini, gue belom pernah denger atau baca atau nonton kasus seorang anak yang menuntut ibunya. demi kelangsungan hidupnya sendiri. sepanjang gue membaca sampai sekitar halaman 80-an, gue ngerasa benci banget sama Sara, ibunya si Anna dan Kate.

but, we’ll see the ending. anyway, buku ini sudah dibikin versi filmnya, dengan cast antara lain Abigail Breslin as Anna Fitzgerald (kyaaaa I LOVE HER! she’s sooooooo cute, since she played on Little Miss Sunshine) dan Charlize Theron as Sara Fitzgerald. can’t wait to see this! dan gue mungkin lebih suka nonton film beginian di DVD or VCD hahaha.

oya, menurut Movie Monthly, reviewnya bagus. dan katanya juga, endingnya dibikin beda sama yang di buku dan katanya (juga) mengagetkan semua pembaca novelnya. huwaaaaa, jadi penasaran.

ini trailernya.

eit, i’ll finish reading the book first. review later ya!

Categories: blablablabla, books, movies

Seleb juga manusia

August 15, 2009 Leave a comment

ya ya, gue masih sakit sih, kepala masih pusing tapi kok ga tahan juga sama omongan di Twitter, Facebook, dan Plurk yang ngomongin soal videonya Marshanda yang heboh itu.

gue kira videonya soal video mesum, ato video dia lagi ngapain gitu yang berbuat yang engga-engga. ga taunya cuman video dia lagi joget-joget kayak orang gila (kelihatannya) dan video dia lagi nyanyi-nyanyi sambil nangis-nangis. cuman gitu doang kok heboh banget sih.

biarin aja lah, dia kan abege, dan juga dia manusia.

coba deh, ngaku aja. kadang-kadang elo juga suka kan begitu, joget-joget stres tereak-tereak di depan video kalo lagi stres. gue ngaku, GUE SERING KOK KAYAK GITU. kalo lagi stres banyak pikiran, dikejar deadline, gue suka joget-joget gila sendiri di kamar sambil berdialog dengan tembok atau monitor. bedanya yaaa gue mungkin ga sampe aplot video di youtube karna gue gapteeekk gituuu *digampar*

bukan, bukan hahaha. yaahh, gue ga pernah aplot di youtube juga karna gue males publikasiin begituan ah. norak, kesannya narsis banget. kalo si Marshanda ini mengaplot di youtube ya suka-suka dia lah. lagian, youtube itu gratis, media bebas. orang bebas nonton, orang bebas komentar. dia bebas aplot, dia bebas ngapus. dasar orang-orang aja yang suka maen judge.

gue ga mempermasalahkan komentar-komentar miring ya, suka-suka mereka aja sih mau komentar gimana. gue justru sebenernya simpati sama si Marshanda ini. gue pernah kayak dia, pernah dikucilkan sampai hampir ga punya teman, pernah juga stres gara-gara itu.

namanya pelampiasan, tiap orang beda. menurut gue, pelampiasannya Marchacha ini masih wajar kok ketimbang mabok-mabokan ato ngedrugs. terlepas dari dia adalah selebritis kondang yang diketahui oleh kebanyakan orang-orang adalah tipikal anak baik-baik yang penurut, well, mungkin dia udah muak sama topengnya yang begitu. dan dia bener-bener selama ini underpressure dan meledak jadinya begitu. biarin aja lah. entar juga reda sendiri. biar dia belajar dari apa yg udah dia perbuat hohoho.

seleb juga manusia. mereka juga punya hati. mereka juga punya emosi. mereka juga berhak curhat. mereka juga berhak menyuarakan kekesalan. mereka juga berhak menjadi diri mereka sendiri.

PS: jujur sih, gue emang ga suka rambutnya, bikin dia jadi makin kayak tante-tante, dan suaranya juga yaaahhh standar ah. hahaha.

Facebook vs Microblogging

August 15, 2009 Leave a comment

huahuahaha. ngapain ya gue ngebahas ini. sekarang kan lagi HOT-HOT-nya si Marchacha. ato RD sama SHR yang heboh semaleman kmaren gue gosipkan bersama Ruben, Ondel, dan Om Koko. kok gue malah bahas beginian sih?

jadi begini. Facebook dan Microblogging itu fungsinya mirip tetapi sama sekali berbeda. bingung? sama, gue juga hahuahauhaah..

engga deng. begini, persamaan antara Facebook dan microblogging adalah sama-sama menghubungkan kita dengan teman-teman, saudara, kerabat, klien, bos, bahkan selebriti. but, they are different!

satu aja deh yang mau gue bahas di sini. soal gonta-ganti status. sebel ga sih lo ngeliat ada orang yang ganti-ganti status Facebook TIAP 2 MENIT?

‘mandi aahh…’

‘lagi keramas nih. mmm…’

‘nah keramas selesai, sekarang sabunan. dududududu…’

‘udah selesai mandi. andukan andukan.’

IS THAT ANNOYING?

okay, bagaimana dengan microblogging? nah itu dia. kalo mau gonta-ganti status setiap 2 menit, kalo perlu tiap detik apapun yang lo lakukan, pake microblogging!

ga heran kalo satu halaman profile lo di fesbuk isinya status lo smua mhuhauhauahahaha… gue sih ganti status paling cepet juga dua-tiga hari. paling lama pernah gue seminggu lebih ga ganti status hihihihihihi.

gue ga punya kehidupan? KATA SIAPAAAAA? I TWEET A LOT. CHECK MY TWITTER PAGE.tapi ya ga semua lah gue tweet. i have my room too. dan ga semua orang juga harus tau gue ngapain aja setiap harinya. pleaseeeeee…

jadi, mungkin kata-kata orang dulu itu benar. berlebihan itu tidak selamanya baik. eit, correction, SAMA SEKALI TIDAK BAIK. thank you. ciao!